Siapa yang Berisiko Besar Terkena Asma? Ini Penjelasannya!

Asma merupakan penyakit radang saluran pernapasan yang paling umum diderita oleh banyak kalangan. Penyakit hipersensitivitas ini dapat menimbulkan penyempitan, sehingga dapat mengalami kesulitan bernapas. Lalu, siapa yang berisiko besar terkena asma?

Penyempitan pada saluran pernapasan (bronkus) sering disamakan dengan flek paru-paru karena memiliki gejala yang hampir mirip. Padahal, keduanya menunjukkan perbedaan yang signifikan. Untuk informasi lebih lanjut, terus simak ulasan berikut!

Pengertian Asma dan Faktor Penyebab

Asma bronkial, berasal dari kata “asthma“, adalah penyakit yang disebabkan karena adanya peradangan pada saluran pernapasan, yaitu batang tenggorokan (bronkus).

Peradangan ini kemudian akan membuat saluran pernapasan membengkak, sensitif, dan mengalami penyempitan, sehingga udara akan sulit mengakses ke dalam paru-paru. Akibat peradangan ini, akan ada banyak lendir yang bisa membuat Anda menjadi sulit bernapas.

Terkait pertanyaan, “Siapa yang berisiko besar terkena asma?” akan tergantung pada faktor pemicunya. Penyebab terjadinya asma dapat disebabkan :

a. Olahraga Berlebihan

Olahraga yang berlebihan dapat berakibat fatal untuk tubuh, salah satunya adalah memicu timbulnya penyakit asma. Hal ini karena pada dasarnya, aktivitas fisik yang berat dapat membuat Anda bernapas melalui mulut dan bisa mempersempit saluran pernapasan.

b. Faktor Lingkungan

Selain faktor genetik, lingkungan menjadi faktor utama dalam penentu kesehatan seseorang. Ini bisa berupa banyak hal, salah satunya adalah pemerolehan kualitas udara yang rendah karena adanya polusi.

Ini bisa jadi asap rokok, udara yang terkontaminasi oleh asap knalpot dan limbah industri, hingga udara pada kondisi ruangan yang lembab. Hal-hal sepele seperti ini yang semakin sering terjadi akan menjadi resiko besar untuk terkena penyakit asma.

c. Perubahan Hormon

Pada masa kehamilan atau menstruasi adalah masa di mana hormon berubah dengan drastis. Inilah yang menjadi alasan mengapa lebih banyak wanita yang menderita asma dibandingkan pria.

Tidak hanya itu saja, wanita yang sudah memasuki masa menopause akan jauh lebih besar terkena risiko penyakit asma.

d. Mengonsumsi Obat-obatan

Efek samping dari obat-obatan ternyata bisa memicu penyakit asma. Bagi Anda yang telah memiliki riwayat asma, hindari beberapa obat-obatan, seperti ibuprofen, aspirin, sampai obat penyakit jantung.

Hal ini karena obat-obatan tersebut bisa memicu asma Anda kambuh. Akan lebih baik lagi jika Anda berkonsultasi kepada dokter sebelum mengonsumsi obat tertentu.

Siapa yang Berisiko Besar Terkena Asma?

Dari sekian banyak penyebab munculnya asma, Anda mungkin akan bertanya-tanya apa faktor terbesar yang dapat membuat asma kambuh. Hal ini sebenarnya berkaitan juga pada pola hidup setiap orang.

Dengan kata lain, faktor lingkungan akan sangat berpengaruh besar pada kesehatan Anda, termasuk sistem pernapasan. Asma menjadi penyakit yang sensitif dan akan memiliki gejala yang bermacam-macam, bahkan dari tingkat keparahannya sekalipun.

Oleh karena itu, supaya Anda tidak terlalu sering terkena asma, mulailah untuk mempelajari segala hal tentang penyakit ini. Mulai dari penyebab, gejala, pencegahan, hingga perbedaan antara asma dengan flek paru.

Pada kenyataannya, asma sering dikaitkan dengan penyakit flek paru-paru atau TBC. Padahal, ciri ciri penyakit flek paru-paru memiliki beberapa perbedaan dengan asma, salah satunya disertai dengan batuk berdarah.

Penutup

Salah satu kesalahan yang sering dipercaya oleh banyak orang adalah bahwa  asma dapat sembuh dengan total. Kenyataannya, asma hanya bisa dikurangi gejalanya, tetapi tidak bisa dihilangkan penyakitnya.

Lalu, bagaimana cara mencegahnya? Anda bisa mulai menentukan rencana jenis obat yang tepat dan perawatan yang cocok dengan kondisi kesehatan saat berkonsultasi ke dokter.

Selain itu, hindari segala jenis pemicu asma, rutin cek kesehatan paru-paru, dan gunakanlah alat humidifier di ruangan Anda apabila perlu. Ini sangat efektif untuk memberikan kualitas dan kenyamanan udara yang sehat untuk dihirup.

Itulah dia ulasan mengenai penyakit asma, mulai dari siapa yang berisiko besar terkena asma, penyebab timbulnya asma, hingga cara pencegahannya. Semoga bermanfaat!