Perbedaan Panu dan Vitiligo yang Harus Anda Dipahami

Hingga saat ini masih banyak yang belum bisa memahami perbedaan panu dan vitiligo. Meski sekilas terlihat sama karena menyebabkan bercak putih, nyatanya kedua penyakit tersebut jauh berbeda.

Kesalahan pemahaman ini membuat pengobatannya kurang efektif. Misalnya saja sesorang mengalami vitiligo tapi justru diobati menggunakan obat panu. Maka. Obat tersebut tidak akan bereaksi apa-apa.

Atau bahkan sebaliknya, pengobatan panu menggunakan metode vitiligo. Untuk menghindari hal tersebut, biasanya dokter memiliki metode khusus untuk menentukan panu dan vitiligo.

Tapi, secara umum keduanya memiliki perbedaan yang sangat signifikan. Oleh sebab itu, pada artikel kali ini kami akan membahasnya. Bagi Anda yang penasaran, simak selengkapnya berikut ini.

Mengenal Penyakit Panu dan Vitiligo

Sebelum membahas perbedaan panu dan vitiligo, kami akan menjelaskan pengertian keduanya terlebih dahulu. Panu merupakan penyakit yang disebabkan karena adanya infeksi jamur pada kulit.

Jamur yang menginfeksi kulit tersebut Malassezia. Jamur tersebut dapat mengganggu pigmentasi kulit. Hal ini yang menyebabkan munculnya bercak putih pada area yang terinfeksi.

Kamu Harus Tahu: Berbagai Penyebab Vitiligo Beserta Cara Mengobatinya

Meski demikian, ada beberapa jenis panu juga yang membuat kulit menjadi semakin gelap.  Penyakit kulit ini sangat umum di Indonesia yang memiliki iklim tropis.

Biasanya menyerang remaja dan anak-anak yang aktif dan sering berkeringat. Tapi, tidak jarang orang dewasa juga menderita penyakit panu. Area yang biasanya menjadi langganan infeksi panu adalah leher, punggung, dan dada.

Meski dikarenakan infeksi jamur, tapi penyakit ini tidak menular. Sedangkan vitiligo merupakan penyakit karena adanya kelainan pada warna kulit. Kelainan ini berupa bercak putih atau lesi di kulit.

Kemunculannya disebabkan karena hilangnya pigmen warna pada kulit atau melanin. Vitiligo merupakan penyakit kronis jangka panjang hingga seumur hidup dan tidak menular.

Area kemunculan bercak putih bisa di seluruh tubuh. Tapi ada area tertentu yang paling sering muncul, yaitu di area wajah, leher, dan tangan.

Mengenal Perbedaan Panu dan Vitiligo

Setelah mengetahui pengertian dari kedua penyakit tersebut, kali ini kami akan menjelaskan perbedaannya secara menyeluruh. Tentu saat ini Anda sudah memperoleh sedikit gambaran mengenai perbedaannya. Berikut ini adalah beberapa perbedaan antara kedua penyakit kulit tersebut:

1. Penyebab

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya bahwa panu disebabkan karena adanya infeksi jamur malassezia. Jamur ini sebenarnya terdapat juga pada kulit sehat dan flora normal. Infeksi terjadi ketika jumlahnya dalam kulit terlalu.

Pertumbuhan yang tidak terkendali tersebut dapat dipicu oleh cuaca panas, lembab, mengonsumsi obat-obatan tertentu, keringat berlebih, dan tubuh rubuh kurang bersih.

Sedangkan vitiligo disebabkan karena hilangnya melanosit epidermal pada jaringan kulit. Selain itu, bisa disebabkan juga karena kondisi genetik, autoimun, dan kondisi tertentu yang terjadi pada tubuh.

Di mana kondisi tersebut menyebabkan kelainan produksi melanin. Hingga menimbulkan lesi atau bercak putih pada kulit.

2. Gejala

Perbedaan panu dan vitiligo selanjutnya dapat dilihat dari gejalanya. Seseorang yang menderita panu akan mengalami gejala berupa area kulit mengalami diskolorasi atau perubahan warna kulit.

Tidak hanya menjadi semakin terang, tapi bisa juga menjadi semakin gelap tergantung jenis kulit penderita. Kondisi tersebut juga disertai dengan rasa gatal, kulit terasa kering, hingga bersisik.

Jaringan kulit juga akan semakin menebal. Luas area panu juga tidak terlalu luas. Sedangkan gejala pada vitiligo hanya muncul bercak berwarna putih di bagian kulit, kepala, bulu mata, hingga alis.

Gejala-gejala tersebut bisa muncul sejak lahir, anak-anak, atau ketika menginjak usia remaja. Selain itu, kemunculan bercak putih juga tidak disertai dengan rasa gatal atau tidak nyaman seperti pada panu.

3. Cara Mengobati

Perbedaan panu dan vitiligo berikutnya terletak dari cara pengobatannya. Pengobatan panu bisa dilakukan dengan menggunakan anti jamur. Kemudian dilanjutkan dengan perawatan kulit agar warnanya kembali merata.

Sedangkan untuk vitiligo, pengobatannya cukup rumit dan terdiri dari beberapa metode. Misalnya adalah penggunaan tabir surya, salep kortikosteroid, pseudokatalase, laser excrimer, bioskin, antioksidan, transplantasi, dan masih banyak lagi.

Perlu diingat bahwa vitiligo mungkin akan sulit disembuhkan. Kebanyakan metode pengobatan bertujuan untuk mencegah kemunculan bercak putih yang semakin banyak.

Antara panu dan vitiligo merupakan penyakit kulit yang menyebabkan bercak putih. Hanya saja perbedaan panu dan vitiligo sangat jelas, mulai dari penyebab, gejala, hingga cara mengobatinya.