Penyakit pada Hidung dan Cara Mengatasinya

Penting untuk kita tetap menjaga kesehatan tubuh dari berbagai penyakit pada hidung. Menjaga kesehatan hidung sangatlah penting, karena jika terganggu akan mempengaruhi stabilitas fungsi organ dalam tubuh lainnya.

Hidung adalah jenis panca indra penciuman yang berfungsi untuk mencium aroma yang ada di sekitar kita. Selain berfungsi sebagai indra penciuman, hidung juga berfungsi untuk bernapas dan menyaring udara yang masuk ke dalam paru-paru.

Tahukah kamu Apa Itu Panca Indra

Struktur dan Fungsi Hidung

Bernapas dan mencium aroma adalah fungsi hidung pada umumnya, sehingga kita masih bisa merasakan rasa makanan yang enak. Namun masih ada lagi beberapa fungsi sesuai dengan struktur yang ada di dalam maupun luar hidung.

Hidung juga berhubungan dengan organ lain di dalam tubuh kita seperti telinga dan tenggorokan. Oleh karena itu, jika mengalami penyakit pada hidung telinga dan tenggorokan juga merasakan dampaknya. Kenali dahulu beberapa struktur dan fungsi hidung berikut.

1. Lubang hidung

Lubang hidung adalah struktur hidung paling luar sebagai pelindung bagian dalam hidung dari gangguan dan ancaman luar. Sebagai keluar masuknya udara di dalam hidung yang memiliki dua buah lubang, dan dipisahkan oleh septum di tengah hidung.

2. Septum hidung

Septum hidung adalah bagian di tengah hidung yang memisahkan dua lubang hidung. Septum memisahkan dua bagian hidung di kiri dan kanan dari lubang hidung sampai ke pangkal tenggorokan.

Septum adalah tulang yang terbentuk dari tulang rawan hidung. Dinding septum juga dilapisi oleh lendir yang memiliki pembuluh darah, berfungsi untuk melembabkan dan mengatur suhu udara yang masuk ke paru-paru.

3. Bulu hidung (Silia)

Bulu hidung atau silia adalah rambut-rambut yang ada di dalam lubang hidung. Bulu hidung berfungsi menyaring udara yang masuk ke hidung agar oksigen yang kita hirup bersih ketika sampai paru-paru. Kotoran pada bulu hidung ini yang sering kita sebut dengan upil.

4. Rongga hidung

Rongga hidung adalah tempat masuknya udara hingga ke tenggorokan. Rongga hidung juga menjaga suhu, tekanan, dan kelembaban udara sebelum masuk ke paru-paru. Di dalam rongga hidung terdiri dari bulu hidung dan juga selaput lendir.

5. Selaput lendir

Selaput lendir ada di dalam hidung yang berfungsi membentuk mukus atau ingus, sehingga hidung bisa terlindung dari kotoran dan bakteri yang masuk ke hidung.

6. Tulang rawan

Tulang rawan hidung berfungsi untuk membentuk bagian ujung hidung, berbentuk elastis namun kuat. Walaupun kuat dan fleksibel, tulang rawan pada hidung juga dapat mengalami rusak jika terkena benturan yang keras.

Tahukah Kamu Mengapa Freshcare untuk Hidung Tersumbat

7. Saraf hidung atau saraf olfaktori

Saraf hidung berfungsi sebagai reseptor utama yang menghubungkan indera penciuman ke otak. Saraf akan menerima informasi berupa rangsangan aroma yang dihirup melalui hidung. Informasi ini berupa impuls yang diterima otak sehingga otak langsung memproses aroma.

8. Sinus hidung

Sinus adalah rongga kecil di dalam hidung yang saling terhubung yang berfungsi melembabkan udara, mengatur tekanan, sistem pertahanan dalam tubuh, dan memberikan resonansi suara pada hidung.

Sinus terdiri dari sinus frontalis di dahi, sinus maksilaris di tulang pipi, sinus ethmoidalis di antara mata dan sinus sphenoidalis di belakang rongga hidung. Jika terjadi masalah pada sinus dapat mengakibatkan penyakit pada hidung yang sering disebut sinusitis.

Penyakit yang Sering Menyerang Hidung dan Cara Mengatasinya

Penyakit pada hidung bermacam-macam dan beberapa menyerang struktur pada hidung hingga mengganggu kenyamanan bernapas. Inilah beberapa penyakit hidung yang paling sering terjadi.

1. Pilek dan flu

Penyakit pada hidung yang paling sering terjadi pada adalah pilek dan flu, namun kedua penyakit ini berbeda. Flu disebabkan oleh virus influenza, sedangkan pilek disebabkan oleh virus  rhinovirus.

Gejala lain pilek biasanya disertai dengan batuk, pusing, dan demam. Pada anak-anak sering disertai dengan diare. Pilek bisa dialami kapan saja, namun flu biasanya musiman. Contoh penyakit flu ada flu burung dan flu babi. Kedua penyakit ini dapat disembuhkan dengan cara:

  1. Tidur dan istirahat yang cukup
  2. Banyak minum air putih
  3. Pergi ke dokter dan mendapat penanganan dokter
  4. Minum minuman hangat dan mandi air hangat
  5. Minum obat dengan teratur

2. Mimisan

Mimisan terjadi akibat perdarahan yang terjadi pada saluran hidung. Perdarahan terjadi karena pembuluh darah kecil rusak karena udara kering, pilek, dan penyebab serius lainnya. Jika mengalami mimisan cobalah cara-cara berikut agar mimisan berhenti.

  1. Duduk tegak agar tekanan pada hidung berkurang.
  2. Condongkan tubuh agar darah tidak masuk ke tenggorokan.
  3. Pencet hidung selama 10 menit.
  4. Kompres hidung dengan air dingin agar perdarahan melambat.

3. Sinusitis

Sinusitis terjadi karena radang pada rongga sinus. Peradangan disebabkan oleh virus, bakteri, dan jamur. Penderita asma, alergi dan memiliki daya tahan tubuh yang lemah lebih rawan mengalami sinusitis. Jika sering kambuh disebut sinus kronis

Penderita sinusitis bisa diatasi dengan mendapatkan perawatan antibiotik, semprotan steroid, anthistamin, dan dekongestan. Namun jika semakin parah, dapat dilakukan operasi dengan saran dari dokter.

4. Rhinitis

Rhinitis adalah penyakit pada hidung dengan gejala ingusan, hidung tersumbat, bersin hingga kelelahan. Rhinitis dapat terjadi karena alergi seperti alergi bulu dan debu. Namun bisa non alergi karena perubahan cuaca dan paparan. Cara atasi dan mencegah rhinitis adalah:

  1. Rajin memakai masker saat keluar rumah.
  2. Rajin membersihkan lantai rumah.
  3. Biasakan mandi setelah aktivitas di luar rumah.
  4. Mengkonsumsi obat dari dokter untuk mengurangi gejala.

5. Polip hidung

Polip hidung adalah penyakit pada hidung karena ada jaringan yang tumbuh di dinding saluran hidung. Polip dapat muncul karena adanya pembengkakan di sinus atau saluran hidung. Penyebabnya dapat terjadi karena sistem kekebalan tubuh yang melemah.

Polip dapat diatasi dengan tindakan operasi atau pemberian obat-obatan, tergantung tingkat keparahannya. Obat-obatan yang diberikan biasanya obat semprot atau tetes hidung, dan pemberian obat tablet serta suntikan.

6. Septum hematoma

Penyakit ini adalah gangguan yang mengakibatkan penggumpalan darah pada septum hidung. Biasanya terjadi karena cedera dan trauma. Gejalanya tulang hidung sakit saat ditekan, kesulitan bernapas, demam, dan hidung tersumbat. Cara mengurangi rasa sakitnya adalah:

  1. Di kompres dengan es batu selama 10 sampai 15 menit.
  2. Dibalut untuk menghentikan perdarahan.
  3. Mengangkat organ tubuh lebih tinggi dari jantung agar darah tidak lagi tersumbat dan menggumpal.
  4. Pergi ke dokter dan konsumsi obat hidung sakit jika perdarahan semakin parah.

7. ISPA

ISPA adalah penyakit infeksi saluran pernapasan atas, yaitu infeksi pada hidung, sinus, tenggorokan, dan laring. Penyebabnya karena virus atau bakteri seperti rhinovirus dan coronavirus yang saat ini menyebabkan dunia mengalami pandemi.

Gejala yang dialami bisa ringan dan parah yaitu batuk kering tidak berdahak, demam, sakit tenggorokan hingga sesak napas. Namun untuk virus covid-19 keparahan virus bisa sampai menyerang paru-paru dan menjadi virus yang mematikan.

Pengobatan penyakit ISPA harus dengan penanganan dokter atau jika tidak terlalu parah cukup mengkonsumsi obat dan istirahat yang cukup. Sertai dengan olahraga dan berjemur pada pagi hari. Itulah beberapa penyakit pada hidung yang sering dialami sejak lama hingga sekarang. Jangan lupa untuk selalu jaga kebersihan dan mencuci tangan dengan sabun agar terhindar dari berbagai penyakit. Lebih baik mencegah daripada mengobati.