Mengenal Penyakit Eksim Kulit, Ternyata Ini Penyebabnya

Indonesia dikenal sebagai negara tropis, adanya musim hujan dan kemarau yang cukup ekstrim menimbulkan berbagai macam penyakit kulit. Salah satu penyakit kulit yang sering beredar adalah penyakit eksim kulit.

Eksim merupakan salah satu penyakit kulit yang dapat muncul lagi setelah penderitanya sembuh. Penyakit eksim kulit terbagi menjadi dua jenis yakni eksim kering dan eksim basah, perbedaan kedua jenis tersebut terletak pada ciri-cirinya.

Penyebab, Gejala, Pencegahan, dan Pengobatan Penyakit Eksim

Adanya penyakit kulit membuat kita semakin jenggel, pasalnya rasa gatal yang tak tertahan membuat beberapa bagian tubuh ikut kena dampaknya, seperti munculnya bintik-bintik hingga kulit terasa lecet.

Ada banyak macam penyakit kulit, seperti, kadas, kurap, panu, jerawat, eksim dll. Namun, kali ini kita akan mengenal lebih jauh penyakit kulit eksim.

Eksim adalah nama lain dari dermatitis atopic, eksim merupakan salah satu penyakit yang terjadi pada kulit, penyakit kulit ini sering menimbulkan gatal, merah-merah, kulit menjadi kering, lecet, hingga menimbulkan bau yang tidak sedap.

Eksim biasanya menempel pada bagian-bagian tubuh. Akan tetapi, eksim lebih sering menempel pada tangan dan kaki penderitanya. Banyak penderita eksim merasakan frustasi, jadi alangkah lebih baik anda mengenal lebih jauh tentang jenis penyakit kulit ini.

Umumnya eksim lebih rentan menyerang anak-anak di usia lima tahun dibanding orang dewasa, namun eksim juga kerap menyerang bayi.

Banyak orang mempertanyakan apakah eksim menular atau tidak. Nah, untuk lebih lanjut anda bisa menyimak artikel ini dan memastikan penyebab, gejala, Jenis, dan pengobatan dari penyakit eksim kulit.

1. Penyebab-Penyebab Kulit Terkena Penyakit Eksim

Pada dasarnya penyakit eksim yang ada pada kulit memang tidak menular. Akan tetapi, penyakit ini bisa kambuh kapan saja, bahkan sekalipun anda sudah sembuh dari eksim.

Penyakit eksim biasanya terjadi pada anak anak-anak berusia di bawah lima tahun. Berikut merupakan penyebab-penyebab kulit terkena penyakit eksim

a. Faktor Genetik

Faktor genetik tentunya menjadi salah satu penyebab kulit terkena eksim. Seseorang akan lebih mudah terkena eksim jika orang tua atau saudaranya memiliki riwayat penyakit eksim.

Tidak hanya itu saja, keluarga yang memiliki riwayat alergi makanan, asma, alergi bulu hewan peliharaan pun berpotensi membuat keturunanya terkena eksim.

b. Faktor Lingkungan

Penderita penyakit eksim rata-rata terkena penyakit eksim kulit karena faktor lingkungan.

Terjadinya cuaca ekstrim membuat seseorang lebih rentan terkena penyakit kulit eksim. Bukan hanya itu saja, paparan polisi dan formula sabun yang terlalu keras bisa menimbulkan alergi bagi sebagian penderitanya.

c. Sering Mengalami Stres

Siapa sangka eksim disebabkan oleh stress yang mendalam. Umumnya eksim dapat muncul kembali saat penderitanya mengalami stres, semakin sering mengalami stres maka semakin besar juga peluang terserang penyakit eksim.

2. Gejala Umum Penyakit Eksim

Penyakit kulit gatal yang satu ini tentunya memiliki gejala umum yang biasanya dialami oleh penderitanya. Gejala yang diderita oleh orang dewasa memiliki perbedaan dengan gejala yang dialami anak-anak dan bayi. Berikut merupakan gejala umum penyakit eksim.

a. Gejala Eksim yang Sering Terjadi Pada Orang Dewasa

Gejala eksim yang biasa timbul pada orang dewasa yakni terdapat ruam dengan sisik yang lebih parah, sering mengalami infeksi kulit, kulit kering khususnya bagian terkena eksim.

Tidak hanya itu saja, adanya ruam yang muncul di area lipatan siku ataupun lutut pun menjadi salah satu gejala eksim.

b. Gejala Eksim yang Sering Terjadi Pada Anak-Anak

Berbeda dengan orang dewasa, biasanya anak-anak memiliki gejala eksim seperti adanya penebalan kulit anak dan berakhir menjadi gatal permanen serta terdapat ruam yang muncul di bagian pergelangan kaki, pergelangan tangan, leher.

c. Gejala Eksim Pada Bayi

Gejala eksim pada bayi umumnya memiliki ciri seperti terdapat ruam yang menyebabkan bayi susah tidur, munculnya ruam di bagian kepala dan pipi bayi, serta terdapat ruam yang menggelembung hingga menyebabkan kulit bayi mengeluarkan cairan

3. Pencegahan yang Bisa Anda Lakukan

Ada pepatah mengatakan lebih baik mencegah daripada mengobati. Nah, pepatah tersebut berlaku untuk mencegah semua penyakit, salah satunya penyakit eksim kulit. Pencegahan pada penyakit eksim tentunya harus dilakukan perawatan kulit secara banar.

Anda juga harus selalu memastikan kulit anda tetap terjaga kelembabannya, beberapa cara lain untuk mencegah terkenanya penyakit eksim yakni:

  • Hindari stres berlebihan.
  • Hindari pemakaian air panas saat sedang mandi.
  • Pastikan bahan pakaian anda mudah menyerap keringat.
  • Gunakan pelindung kulit ketika ingin menyentuh deterjen.
  • Cegah perubahan suhu ekstrim.
  • Alangkah lebih baik hindari makanan yang memicu timbulnya alergi.
  • Jaga kelembaban udara di ruangan anda.

4. Pengobatan Penyakit Eksim

Beberapa para ahli mengatakan belum ada obat untuk penyakit kulit yang satu ini. Namun, anda bisa melakukan perawatan untuk menyembuhkan serta mencegah penyakit eksim.

Anda bisa melakukan perawatan tersebut di rumah maupun melalui para medis. Berikut merupakan beberapa cara mengobati eksim yang bisa anda lakukan:

a. Pengobatan di Rumah

Pengobatan ini mudah dan dapat ditiru oleh semua orang. Hal yang bisa anda lakukan yakni dengan cara menggunakan pelembab setiap hari secara teratur.

Anda juga dapat memakai bahan yang lembut dan mudah menyerap keringat dan hindari bahan pakaian yang terasa gatal di kulit.

b. Pengobatan melalui Medis

Selain pengobatan di rumah, anda juga bisa melakukan pengobatan penyakit eksim kulit melalui medis untuk mendapatkan hasil maksimal. Adapun cara pengobatan medis untuk penyakit eksim sebagai berikut:

  • Menggunakan kortikosteroid oles, pengobat ini bertujuan untuk meringankan peradangan pada kulit. Akan tetapi, para medis hanya menyarankan mengoleskan di area tubuh terkena eksim saja.
  • Menggunakan antihistamin, pengobat ini bertujuan untuk meredakan nyeri eksim jika terkena alergi. Pengobatan ini memiliki kekurangannya, seperti penderita mudah terasa kantuk.

Begini : Cara Mengobati Penyakit Eksim Pada Kulit

Penutup

Nah, itu lah penjelasan lengkap mengenai penyakit eksim kulit. Anda dapat menerapkan pengobatan serta pencegahan penyakit eksim kulit di mana saja dan kapan saja.

Tentunya anda juga harus menerapkan pola hidup yang sehat untuk membantu proses penyembuhan penyakit eksim ini. Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan, eksim merupakan salah satu penyakit kulit yang sering menyerang di negara dengan iklim tropis.

Penyakit yang satu ini dapat dibilang tidak tertular. Namun ada beberapa penyebab yang menyebabkan seseorang lebih rentan terserang eksim, salah satunya faktor genetik dan lingkungan.

Kedua faktor tersebut tentunya menjadi penyebab yang sering terjadi dialami oleh penderita penyakit eksim. Jika anda ingin mengobati penyakit ini semaksimal mungkin, anda bisa berkonsultasi dengan ahlinya.

Dengan begitu anda akan mendapatkan perawatan yang lebih baik dan cepat untuk mengobati penyakit kulit eksim.