Macam-Macam Penyakit Dalam: Pastikan Tahu Apa Saja!

Apakah Anda berencana kuliah di kedokteran? Kali ini kita akan membahas mengenai macam-macam penyakit dalam yang biasa ditangani oleh dokter penyakit dalam. Anda perlu mengetahui ini siapa tahu Anda tertarik untuk mengambil spesialis penyakit dalam.

Mengenal Penyakit Dalam

Sebelum kita membahas mengenai macam-macam penyakit dalam, kita akan membahas mengenai pengertian penyakit dalam. Hal ini penting untuk diketahui supaya Anda tidak keliru ketika menjelaskan maksud dari penyakit tersebut.

Apa itu penyakit dalam? Penyakit dalam adalah masalah kesehatan yang berhubungan dengan organ bagian dalam yang dimiliki oleh orang dewasa. Sehingga dalam penanganannya memerlukan dokter ahli yang sudah memahami tentang penyakit tersebut.

Jika Anda tertarik menjadi dokter penyakit dalam (internis), maka Anda akan bertugas untuk mendiagnosis keluhan mengenai organ dalam manusia. Anda akan melakukan berbagai jenis pemeriksaan penyakit dalam untuk menangani pasien.

Macam-Macam Penyakit Dalam

Penasaran dengan penyakit dalam itu seperti apa? Sekarang kita akan membahas berbagai macam penyakit dalam. Hal ini akan membantu Anda mengetahui risiko penyakit yang bisa menyerang organ dalam manusia.

Jenis-jenis penyakit dalam yang perlu Anda ketahui, sebagai berikut:

1. Gangguan Pencernaan

Salah satu penyakit dalam yang perlu Anda ketahui adalah gangguan sistem pencernaan. Penyakit sistem pencernaan, meliputi gangguan pada pankreas, kantong empedu, perut, usus halus, dan usus besar.

Jika terjadi masalah gangguan pencernaan, maka Anda akan mendapatkan penanganan  dokter penyakit dalam. Gangguan pencernaan termasuk pada bagian penyakit dalam yang disebut dengan Gastroenterohepatologi.

Gangguan pencernaan harus cepat ditangani supaya tidak semakin parah. Pastikan saja Anda menerapkan pola hidup sehat dan makan secara teratur. Sehingga kondisi sistem pencernaan Anda tetap sehat.

2. Alergi Imunologi

Macam-macam penyakit dalam yang lain yaitu alergi imunologi. Jenis penyakit ini berhubungan dengan alergi yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh mengalami gangguan. Jika sistem kekebalan tubuh terganggu, maka Anda akan mudah terserang penyakit.

Gejala alergi imunologi yang biasanya terjadi adalah hidung tersumbat, bersin-bersin, mual dan muntah, diare, sesak nafas, dan gatal-gatal. Gejala ini bisa terjadi jika Anda melakukan kontak dengan zat pemicu alergi.

Apabila Anda memiliki alergi dan melakukan kontak dengan zat pemicu alergi. Maka, sebaiknya Anda segera konsultasi dengan dokter ahli. Supaya Anda bisa mendapatkan penanganan sesuai dengan keluhan Anda.

3. Ginjal Hipertensi

Ginjal menjadi salah satu organ dalam manusia yang memiliki fungsi yang penting. Sehingga Anda perlu menjaga agar ginjal Anda tetap sehat. Jika Anda mengalami gangguan ginjal seperti hipertensi, maka Anda perlu melakukan pemeriksaan di bagian penyakit dalam.

Hipertensi bisa menjadi penyebab gagal ginjal, sehingga Anda harus lebih berhati-hati. Pastikan Anda menjalani pengobatan dengan baik supaya terhindari dari penyakit gagal ginjal kronis.

Gejala hipertensi yaitu mimisan, sesak nafas, nyeri dada, telinga berdenging, gangguan irama jantung, dan sakit kepala. Silakan periksakan diri Anda ke dokter jika mengalami gejala penyakit dalam tersebut.

4. Geriatri

Penting bagi Anda untuk mengetahui macam-macam penyakit dalam supaya bisa mengkonsultasikan penyakit dengan dokter. Salah satunya adalah penyakit geriatri yang berhubungan dengan penyakit akibat proses penuaan.

Biasanya penyakit ini terjadi pada lansia yang mulai kehilangan daya ingat, kesulitan menahan buang air, dan sebagainya. Jenis penyakit ini akan ditangani oleh dokter penyakit dalam di bidang geriatri.

5. Penyakit Jantung

Penyakit jantung menjadi salah satu hal yang fokus ditangani dokter penyakit dalam. Gangguan jantung bisa menjadi masalah yang bisa mengganggu aktivitas manusia. Sehingga perlu mendapatkan penanganan oleh ahli yang tepat.

Ciri-ciri penyakit dalam yang dapat menunjukkan gejala gangguan jantung yaitu sesak nafas, gangguan irama jantung, dan mudah lelah. Hal ini merupakan gejala umum yang terjadi pada penderita penyakit jantung.

Jika Anda mengalami gangguan jantung, maka Anda akan ditangani oleh dokter di bidang kardiologi. Silakan untuk datang ke ahli yang tepat jika mengalami gejala penyakit jantung. Jangan takut, Anda akan mendapatkan penanganan yang tepat.

6. Psikosomatik

Psikosomatik merupakan bagian dari macam-macam penyakit dalam yang perlu Anda ketahui. Hal ini berhubungan dengan keluhan pada penyakit fisik yang disebabkan oleh pikiran dan emosi yang dirasakan.

Gangguan psikosomatik dipicu oleh stress yang berkepanjangan. Keluhan sakit yang dirasakan biasanya dianggap khayalan. Hal ini disebabkan karena gejala penyakit tersebut tidak menunjukkan kelainan fisik.

Gejala psikosomatik yang perlu Anda perhatikan adalah telapak tangan berkeringat dan jantung berdebar kencang. Selain itu, munculnya sensasi kupu-kupu di perut dan nyeri otot. Jika Anda mengalami hal tersebut, silakan untuk segera datang ke dokter penyakit dalam.

7. Penyakit Paru-Paru

Pulmonologi adalah bagian penyakit dalam yang berhubungan dengan paru-paru. Jika Anda mengalami penyakit paru-paru, maka Anda akan ditangani oleh dokter di bidang pulmonologi.

Macam-macam penyakit dalam yang berhubungan dengan pulmonologi adalah gangguan sistem nafas, bronkus, dan alveolus. Sehingga Anda harus memperhatikan kondisi paru-paru Anda dengan baik.

Jika terjadi gangguan pernafasan, maka Anda bisa langsung menyampaikan keluhan Anda pada dokter penyakit dalam. Mereka akan mendiagnosis penyakit Anda supaya Anda bisa mengetahui kondisi kesehatan paru-paru Anda.

Perlu Anda Tahu: 8 Ciri Penyakit Flek Paru – Paru

8. Gangguan Metabolisme Tubuh

Gangguan metabolisme tubuh adalah penyakit internal yang berhubungan dengan sistem metabolisme tubuh. Penyakit ini menyebabkan tubuh kehilangan zat-zat penting karena sistem metabolisme tidak dapat bekerja dengan baik.

Bagian penyakit dalam yang berhubungan dengan gangguan metabolisme disebut dengan metabolik endokrin. Macam-macam penyakit dalam yang berhubungan dengan metabolik endokrin adalah galaktosemia, fenilketonuria, dan freidreich ataxia.

Penting bagi Anda untuk menjaga kesehatan metabolisme tubuh. Sehingga Anda bisa tetap sehat dan Anda bisa mencerna zat-zat penting dalam tubuh dengan baik. Pastikan Anda mengonsumsi makanan yang sehat dan memiliki protein yang tinggi.

9. Gangguan Autoimun

Gangguan autoimun adalah kondisi dimana sistem kekebalan tubuh menyerang tubuhnya sendiri. Penyakit ini menyebabkan tubuh tidak dapat menangkal serangan virus atau bakteri. Sehingga tubuhnya akan mudah terserang penyakit.

Bagian penyakit dalam yang berhubungan dengan gangguan autoimun adalah reumatologi. Penyakit autoimun yang sering terjadi adalah penyakit lupus, psoriasis, dan penyakit graves. Anda perlu memperhatikan kondisi kesehatan dengan baik supaya terhindar dari autoimun.

10. Gangguan pada Darah

Macam-macam penyakit dalam yang perlu Anda ketahui adalah gangguan pada darah. Hal ini akan berbahaya bagi sirkulasi peredaran darah Anda. Sehingga penting bagi Anda untuk menjaga kondisi dara agar tidak kekurangan darah.

Bidang hematologi dan onkologi medik bertanggung jawab untuk menangani masalah gangguan darah. Gangguan darah yang biasanya terjadi adalah kanker darah, darah mengental, dan pembekuan darah.

Penting bagi Anda untuk mengetahui cara mengatasi penyakit dalam supaya tidak panik saat mengalami sakit. Pastikan saja Anda berkonsultasi dengan dokter ahli supaya bisa mendapatkan penanganan terbaik.

Kamu Perlu Tahu Apa yang Menyebabkan Penyakit Asma

Cara Mencegah Terkena Penyakit Dalam

Setelah mengetahui macam-macam penyakit dalam, Anda perlu mengetahui cara untuk mencegah terkena penyakit dalam. Hal ini penting supaya Anda bisa hidup dengan sehat dan bugar.

Cara mencegah penyakit dalam yang bisa Anda lakukan, sebagai berikut:

1. Olahraga Rutin

Supaya Anda tidak mudah terserang penyakit, maka Anda perlu menjaga daya tahan tubuh dengan baik. Macam-macam penyakit dalam yang sering terjadi disebabkan karena daya tahan tubuh yang lemah.

Silakan untuk menjadwalkan waktu olahraga supaya Anda bisa memiliki tubuh yang bugar. Jika Anda rutin berolahraga, maka Anda bisa meningkatkan daya tahan tubuh untuk menangkal serangan virus.

Anda bisa melakukan latihan fisik sederhana di rumah. Anda juga bisa mengatur waktu untuk jalan di pagi hari. Hal ini bisa membantu Anda mendapatkan tubuh yang sehat. Pastikan saja Anda rutin melakukannya supaya memiliki energi yang kuat.

2. Konsumsi Makanan yang Bergizi

Pastikan Anda memiliki pola makan yang sehat, sehingga tubuh Anda mendapatkan energi yang cukup. Makanan yang bergizi bisa didapatkan dari karbohidrat yang cukup, protein, vitamin dari buah dan sayur.

Hindari mengkonsumsi makanan yang terlalu manis supaya Anda terhindar dari penyakit diabetes. Kendalikan porsi makan Anda supaya tidak berlebihan. Jangan sembarangan makan supaya Anda bisa mendapatkan tubuh yang sehat.

3. Kelola Emosi dengan Baik

Macam-macam penyakit dalam seperti psikosomatik disebabkan oleh emosi yang tidak stabil. Sehingga penting bagi Anda untuk memiliki pengetahuan tentang cara mengelola emosi. Hindari berpikir terlalu keras supaya Anda tidak stress.

Jika Anda merasa memiliki beban hidup, lakukan hal-hal yang bisa membuat Anda lebih tenang. Misalnya Anda bisa membaca buku, jalan-jalan, dan melakukan aktivitas yang bisa memulihkan semangat Anda.

Setiap orang pasti memiliki masalah hidup, hanya saja cara penyelesaiannya yang berbeda-beda. Anda harus menanamkan hal tersebut dalam diri, supaya Anda bisa menghadapi masalah Anda dengan tangguh.

4. Memiliki Pengetahuan Tentang Penyakit Dalam

Anda perlu memiliki pengetahuan tentang macam-macam penyakit dalam supaya bisa mencegah penyakit tersebut. Jangan ragu untuk belajar mengenai penyakit meskipun Anda tidak ingin menjadi dokter.

Hal ini akan sangat membantu Anda ketika mengalami gejala-gejala penyakit yang berhubungan dengan jantung ataupun penyakit lainnya. Anda akan memiliki kesadaran untuk segera datang ke rumah sakit.

Jika Anda tidak memiliki pengetahuan tentang penyakit. Maka, sulit untuk membangkitkan kesadaran bahwa ke dokter bukan berarti Anda sakit. Anda hanya perlu memastikan bahwa kondisi Anda baik-baik saja.

Meskipun dokter menyatakan bahwa Anda mengidap penyakit katup jantung. Anda akan memiliki kesadaran untuk menjalani pengobatan dengan baik. Sehingga Anda tidak akan panik ketika harus datang ke rumah sakit.

5. Kesadaran Untuk Memperhatikan Kesehatan Tubuh

Memiliki pengetahuan tentang penyakit akan meningkatkan kesadaran untuk menjaga kesehatan. Anda tidak perlu diingatkan untuk menjaga kebersihan dan kesehatan karena sudah mengetahui dampaknya.

Selain itu, Anda tidak akan takut untuk datang ke rumah sakit. Dalam artian, Anda berani untuk melakukan pemeriksaan dengan dokter spesialis penyakit dalam. Sehingga Anda bisa mengetahui kondisi kesehatan organ dalam Anda.

Kesadaran ini perlu ditanamkan, sehingga orang-orang tidak menganggap bahwa rumah sakit itu menakutkan. Menderita sakit mungkin menyakitkan, tetapi tidak mau berobat lebih berbahaya.

Mengenal Dokter Spesialis Penyakit Dalam

Anda sudah mengetahui macam-macam penyakit dalam, apakah Anda masih berminat menjadi dokter? Nah, semangat untuk menjadi dokter harus tetap berkibar di hati Anda. Ingat bahwa kesempatan untuk menjadi seorang dokter tidaklah mudah.

Pastikan bahwa Anda belajar dengan baik supaya bisa memahami pengetahuan sebagai dokter dengan baik. Selain itu, Anda harus menempuh pendidikan dalam waktu yang cukup panjang untuk bisa menjadi dokter spesialis.

Jika Anda ingin menjadi dokter spesialis penyakit dalam, maka Anda harus mengetahui beberapa hal, sebagai berikut:

1. Kuliah di Jurusan Kedokteran

Hal pertama yang harus Anda perhatikan adalah proses pendidikan yang akan dijalani oleh seorang dokter spesialis penyakit dalam. Pastikan Anda memang memiliki semangat dan keinginan untuk menjadi dokter.

Mengapa Anda harus memiliki semangat dan keinginan untuk menjadi dokter? Hal ini akan membantu Anda untuk tetap semangat belajar dan bertahan dalam waktu yang panjang. Anda perlu belajar dan kuliah jurusan kedokteran.

Tidak hanya itu, Anda akan menjalani proses yang panjang untuk memilih spesialis penyakit dalam. Pastikan Anda siap berjuang dan mengabdikan diri untuk orang lain. Jika Anda memiliki semangat pengabdian yang tinggi maka lanjutkan pilihan Anda.

2. Tugas Dokter Penyakit Dalam

Apa saja yang ditangani dokter spesialis penyakit dalam? Supaya Anda bisa lebih semangat belajar, maka Anda perlu mengetahui tugas dokter penyakit dalam. Tugas utamanya adalah menangani keluhan yang dirasakan pasien pada organ bagian dalam.

Sehingga Anda memiliki tanggung jawab yang besar untuk menangani dan menganalisis penyakit tersebut. Hal ini memerlukan pengetahuan dan ketelitian yang bagus. Sehingga Anda harus belajar dengan baik supaya bisa mendiagnosis pasien dengan baik.

Cakupan dokter spesialis dalam sangat luas, seperti menangani penyakit jantung, paru-paru, sistem metabolisme, dan sebagainya. Sehingga Anda bisa memilih salah satu bidang yang Anda kuasai.

3. Tempat Kerja Dokter Penyakit Dalam

Setelah mengetahui tugas dokter penyakit dalam, selanjutnya Anda perlu mengetahui tempat kerjanya. Tentu saja Anda akan bekerja di rumah sakit pada bagian penyakit dalam. Tetapi, Anda juga bisa membuat klinik sendiri yang menangani penyakit dalam.

Jika Anda ditugaskan di rumah sakit, maka Anda akan bekerja di ruang penyakit dalam. Apa itu ruang penyakit dalam? Ruang penyakit dalam adalah tempat melakukan pemeriksaan dan perawatan bagi pasien penyakit dalam.

Anda akan diberikan tanggung jawab untuk menangani pasien penyakit dalam di rumah sakit. Sehingga Anda harus siap untuk melakukan tugas tersebut dengan baik. Jangan ragu untuk menyiapkan diri untuk menjadi dokter spesialis penyakit dalam yang bisa diandalkan.

4. Memilih Sub-Spesialis

Anda juga perlu memilih fokus sub-spesialis. Sub-spesialis yang dimaksud adalah bidang poli yang dimiliki oleh spesialis penyakit dalam. Poli penyakit dalam meliputi apa saja? Terdapat 11 poli penyakit dalam yang bisa Anda pilih salah satunya.

Pastikan Anda memilih bagian yang tidak hanya disenangi, tetapi Anda menguasainya dengan baik. Sehingga Anda bisa ditugaskan di poli yang sesuai dengan pilihan Anda. Misalnya, Anda menguasai tentang penyakit ginjal, maka Anda bisa memilih poli ginjal.

Penanganan spesialis penyakit dalam sangat luas. Sehingga Anda perlu memilih satu yang bisa dipahami dengan baik. Supaya Anda bisa bertanggung jawab pada diagnosis dan penanganan penyakit yang Anda lakukan.

Demikianlah pembahasan mengenai macam-macam penyakit dalam yang perlu Anda ketahui. Pastikan Anda memahaminya dengan baik supaya bisa membangkitkan semangat untuk menjadi dokter.