3 Perbedaan antara Kekuatan Otot dengan Daya Tahan Otot

Apa itu daya tahan otot? Apakah sama dengan kekuatan otot? Jangan keliru, ada perbedaan antara kekuatan otot dengan daya tahan otot yang perlu diketahui. Simak, perbedaan keduanya di bawah ini.

Pengertian Kekuatan Otot dan Daya Tahan Otot

Apa perbedaan antara kekuatan otot dengan daya tahan otot? Mari, simak perbedaannya dari pengertiannya terlebih dahulu. 

Menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes), kekuatan otot merupakan tenaga yang dihasilkan oleh otot atau sekelompok otot tersebut untuk berkontraksi dalam menahan beban maksimal. 

Sementara daya tahan otot merupakan kapasitas atau kemampuan sekelompok otot dalam berkontraksi secara terus-menerus untuk menahan beban di bawah maksimal dalam jangka tertentu. 

Secara intinya, kekuatan otot ini berupa kemampuan maksimal yang dikeluarkan otot. Sebaliknya, daya tahan otot ini berupa kemampuan otot yang dapat digunakan secara berulang-ulang dengan tenaga di bawah maksimum. 

3 Perbedaan antara Kekuatan Otot dengan Daya Tahan Otot

Bagaimana, sudah paham mengenai perbedaan keduanya? Jika masih bingung, dapat dipahami lebih lengkapnya dalam 3 perbedaan antara kekuatan otot dengan daya tahan otot berikut ini. 

1. Jangka Waktu

Agar lebih jelas, bisa dimulai dengan belajar mengenal daya tahan otot. Daya tahan otot ini membuat otot mengeluarkan tenaga secara berulang-ulang. Dengan begitu, jangka waktu pada daya tahan otot lebih lama dibandingkan kekuatan otot. 

Kekuatan otot hanya digunakan sekali dengan tenaga atau gaya yang maksimal. Hal ini membuat tenaga yang dapat dikeluarkan hanya sekali atau tidak berulang. 

Begini Cara Melatih Daya Tahan Otot

2. Penurunan Tenaga

Menurut sebuah penelitian Janssen dan rekannya pada tahun 2002, penurunan kekuatan otot terjadi lebih cepat dibandingkan pada daya tahan otot. Hal tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya perubahan morfologis pada otot. 

Meski demikian, terjadinya penurunan kekuatan maupun daya tahan otot bisa menjadi penyebab utamanya terjadinya penurunan kemampuan fungsional pada tubuh. Hal ini dikarenakan otot merupakan bagian yang berperan penting dalam motorik. 

3. Latihan Gerakan

Perbedaan antara keduanya juga dapat dilihat dari contoh gerakannya. Contoh bentuk gerakan kekuatan otot, yaitu squat jump, push-up, lunges, sit-up, dan lainnya. 

Bukannya itu gerakan yang bisa dilakukan berulang-ulang? Namun, pengulangan yang dimaksud adalah penggunaannya yang terus-menerus seperti lari. Lari termasuk contoh gerakan daya tahan otot. 

Mengenal daya tahan otot bukan sekadar tenaga otot untuk melakukan kegiatan secara berulang. Namun, kemampuan terhadap kinerja sistem organ baik peredaran darah dan pernapasan yang bekerja secara terus-menerus. Maka dari itu, lari merupakan daya tahan otot.  

Penurunan Kekuatan Otot dan Daya Tahan Otot

Kekuatan otot dan daya tahan otot secara konsepnya memang berbeda. Namun, keduanya akan menurun fungsinya seiring bertambahnya umur. 

Riset Janssens tersebut juga mengungkapkan bahwa jaringan otot total manusia akan hilang 3-5% per decade setelah mencapai usia 30 tahun. Penurunan tersebut membuat fungsi dan kinerja otot menurun sehingga kemampuan otot akan berkurang secara perlahan. 

Untuk itu, tidak mengherankan jika orang lanjut usia (lansia) sulit mempertahankan keseimbangan tubuh, sulit bergerak, risiko jatuh tinggi, dan mengalami perubahan postur. Sebab itu, olahraga rutin sangat dianjurkan untuk melatih otot agar lebih kuat dan tubuh jadi sehat. Sekian info tentang perbedaan antara kekuatan otot dengan daya tahan otot. Guna menjaga kesehatan otot, disarankan tidak hanya berolahraga dengan teratur. Namun, juga mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi sehingga menjaga tubuh agar cukup ternutrisi.