Kenali Tipe, Gejala dan Cara Atasi Jerawat Bisul

Jerawat bisul adalah penyakit kulit manusia yang seringkali tumbuh di area yang lembab atau pada bagian tubuh yang memiliki lipatan, seperti leher, siku, bokong, dan kulit kepala. Orang yang terinfeksi bisul biasanya merasakan sakit sampai menghambat kegiatannya sehari-hari.

Jerawat bisul berupa benjolan berwarna merah, keras, dan terasa panas. Mirip dengan jerawat nodul atau biasa disebut jerawat batu yang biasanya tumbuh dari aktivitas minyak berlebih yang tumbuh di area wajah.

Tipe-tipe Bisul

Jerawat bisul memiliki beberapa tipe, ada yang bernanah dan memiliki mata, ada juga yang hanya memerah dan membesar. Inilah beberapa tipe bisul menurut dokter spesialis kulit dr. Elfriadi.

1. Folikulitis

Jenis ini adalah peradangan yang terjadi pada daerah berambut di kulit. Ada dua macam, Folikulitis Superficials biasanya berjumlah lebih dari satu, dan Folikulitis Profunda yang tumbuh menjadi jerawat nanah di dagu.

2. Furunkel/Karbunkel

Furunkel adalah bisul yang tumbuh di akar rambut. Disebut Furunkulosir jika lebih dari satu yang tumbuh. Bisul jenis ini sering tumbuh di daerah yang terjadi gesekan seperti ketiak dan bokong.

3. Abses

Bisul jenis Abses ini sudah tidak asing dan sering terjadi pada anak-anak. Ciri-ciri nya berjumlah banyak dan jerawat bisul tidak bermata. Bisul ini juga sering tumbuh di bagian yang menimbulkan banyak keringat.

4. Hindra Adinitis

Bisul Hindra Adinitis sering tumbuh pada usia anak-anak remaja. Bentuknya merah dan berisi nanah. Paling sering tumbuh di bagian ketiak yang disebabkan oleh pemakaian deodoran atau mencukur rambut ketiak.

5. Skrofuloderma

Skofuloderma adalah jerawat bisul yang timbul di sekitar leher, ketiak, dan lipatan paha. Ciri-ciri awalnya adalah bengkak yang kemudian tumbuh menjadi bisul memanjang. Bisul ini disebabkan peradangan kelenjar getah bening karena TBC.

Jadi Begini Cara Menghilangkan Kemerahan Pada Wajah Akibat Jerawat

6. Nasal furuncles

Nasal furuncles adalah bisul di hidung. Bisul ini berupa benjolan besar berisi nanah dan tumbuh di hidung bagian dalam. Jika memiliki ciri-ciri bisul seperti ini harus segera mendapat penanganan dokter karena dapat menyebabkan meningitis.

Perbedaan Jerawat Bisul dengan Jerawat Biasa

Terkadang jika muncul jerawat, kita akan bingung membedakan jerawat atau bisul. Padahal dua penyakit kulit ini berbeda namun mirip. Beberapa jerawat menimbulkan sakit namun tidak seperti bisul.

1. Gejala bisul

Biasanya bisul tumbuh pada area yang sering terjadi gesekan pakaian yaitu bokong, lipatan paha dan ketiak. Inilah beberapa gejala yang dialami jika terinfeksi bisul.

  1. Bisul sendiri ditandai dengan rasa sakit bila disentuh,
  2. Berbentuk benjolan kecil yang terisi nanah dan sakit terus menerus.
  3. Bisul bisa membesar dan bengkak, semakin besar akan terasa semakin sakit.
  4. Pada benjolan bisul, beberapa akan muncul dan mengeluarkan darah serta nanah.
  5. Badan demam dan lemas.

Jika tanda-tanda ini terjadi dan sudah mengganggu aktivitas sehari-hari lebih baik dikonsultasikan ke dokter untuk penanganan lebih lanjut. Karena jika badan menjadi demam akan mengganggu aktivitas.

2. Gejala Jerawat

Penyebab dan gejala jerawat dan bisul berbeda. Jika mengalami jerawat batu di pipi, kadang kita mengira mengira itu adalah bisul padahal berbeda. Berbeda penyebab berbeda pula cara pengobatannya. Jika tumbuh jerawat, gejala yang dialami adalah sebagai berikut.

  1. Jerawat sering muncul di daerah yang memiliki aktivitas minyak berlebih, seperti wajah dan punggung
  2. Benjolan kecil di atas kulit.
  3. Kadang jerawat menimbulkan gatal.
  4. Terasa sakit jika disentuh namun tidak membesar dan bengkak atau jerawat tanpa mata.

Jerawat terjadi karena minyak berlebih dan menyumbat pori-pori. Seringkali jika memiliki jerawat nanah tak kunjung sembuh kita mengira bisul, padahal memang berbeda. Jerawat yang memiliki nanah tidak akan membesar dan bengkak seperti bisul.

Baca Ini: Cara Mengatasi Jerawat Yang Gatal

Penyebab Munculnya Bisul

Penyebab utama munculnya jerawat bisul adalah bakteri Staphylococcus aureus pada permukaan kulit lewat folikel rambut. Memang biasanya bisul akan sembuh dengan sendirinya dan dianggap penyakit biasa, namun jika dibiarkan akan lebih parah dan menyebabkan infeksi.

Jerawat bisul di hidung juga diakibatkan oleh bakteri Staphylococcus aureus, namun bisul di hidung ini tidak terlalu mengganggu. Bisul penyebab infeksi terjadi jika bakteri masuk karena adanya luka dan gigitan serangga.

1. faktor-faktor penyebab bisul

Faktor-faktor terjadinya bisul dan mendukung infeksi dari bakteri Staphylococcus aureus ada banyak dan bermacam-macam yaitu seperti di bawah ini.

  1. Kurang menjaga kebersihan tubuh dan sering buang air sembarangan.
  2. Daya tahan tubuh yang lemah sehingga bakteri mudah bersarang.
  3. Memiliki luka kemudian mengalami infeksi
  4. Bahan-bahan kimia kosmetik yang menyumbat pori-pori.
  5. Penderita diabetes
  6. Nutrisi yang ada di tubuh tidak mencukupi atau kurang.
  7. Kontak langsung dengan penderita bisul.
  8. Bisul yang tumbuh di area leher karena penyakit TBC.

Beberapa bisul juga diakibatkan oleh rambut pada permukaan kulit yang tumbuh ke dalam tubuh dan menyebabkan infeksi serta mengganggu imun tubuh. Ada juga yang menyebut terlalu banyak mengkonsumsi telur, namun belum ada studi lebih lanjut mengenai itu.

Cara Menyembuhkan dan Mencegah Bisul

Biasanya bisul dapat sembuh dan mengempis dengan sendirinya jika berukuran kecil. Beberapa bisa disembuhkan sendiri di rumah jika tidak ada gejala lain seperti demam. Cara mengobati bisul bisa dengan cara sebagai berikut.

1. Pengobatan di rumah

Jika ingin melakukan pengobatan bisul secara mandiri di rumah, jangan asal pencet dan memecahkan bisul karena akan memperparah keadaan dan menyebabkan infeksi. Lakukan beberapa hal berikut:

  1. Kompres bisul dengan air hangat selama 10 menit dan lakukan sebanyak tiga sampai empat kali sehari.
  2. Menjaga kebersihan bisul dengan kasa steril dan gunakan sabun anti bakteri. Jika bisul tumbuh bukan di area intim, bisa ditutup dengan kasa steril.
  3. Selalu mencuci tangan setiap kali mengobati bisul.

2. Pengobatan dokter

jika bisul yang dialami tak kunjung sembuh dan disertai dengan demam, pusing, nyeri yang hebat, semakin besar dan tumbuh di dalam hidung, telinga dan wajah, segera konsultasikan ke dokter karena tidak bisa diatasi mandiri di rumah.

Dokter akan memeriksa dan melakukan diagnosa bisul. Apakah bisul sangat nyeri dan sering dialami oleh pasien, atau bisul yang tumbuh berjumlah banyak lebih dari satu, serta penderita penyakit seperti diabetes. Beberapa tindakan yang dilakukan biasanya seperti:

  1. Pemberian antibiotik, jika bisul sembuh tidak lama setelah pemberian antibiotik, maka tidak diperlukan tindakan lain.
  2. Pemberian salep antibacterial, selain dengan antibiotik dokter akan memberikan obat luar berupa salep yang nantinya akan diresepkan oleh dokter.
  3. Pembedahan, jika bisul berukuran besar hingga 5 cm, dokter akan melakukan pembedahan kecil dengan bius lokal.

3. Pencegahan bisul tumbuh kembali

Walaupun bisul dapat diobati dengan mudah, namun bisul juga harus dicegah agar tidak kembali menginfeksi penderita bisul. Berikut cara yang bisa diterapkan untuk mencegah bisul.

  1. Menjaga kebersihan dan cuci tangan dengan sabun.
  2. Jangan sering-sering buang air di tempat umum yang tidak jelas.
  3. Tidak membagi alat cukur, handuk, dan pakaian kepada orang lain.
  4. Meningkatkan daya tahan tubuh dengan berolahraga dan makan bergizi.
  5. Membersihkan luka dengan benar dan jaga untuk tetap steril.

Itulah beberapa hal mengenai jerawat bisul dan cara ampuh menyembuhkan penyakit bisul. Jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan kapanpun dan dimanapun agar bisul tidak kembali datang.