Cara Mengatasi Bisul di Telinga Ternyata Cukup Mudah

Cara mengatasibisul di telinga merupakan pengetahuan yang sangat penting. Terlebih lagi untuk Anda yang sedang merasakan masalah tersebut. Itu karena, bisul pada telinga merupakan salah satu penyakit yang sangat mengganggu.

Keberadaannya tidak hanya membuat telinga terasa tidak nyaman. Nantinya bisa saja pendengaran malah mengalami gangguan. Bahkan bukan tidak mungkin bisul tersebut akan menyebabkan rasa sakit yang bisa mengganggu aktivitas.

Dalam beberapa kesempatan, bisul pada telinga seperti datang tiba-tiba. Sebenarnya bisul ini sendiri tidak datang tiba-tiba. Untuk penyebab paling umum, bisul bisa terjadi karena Anda yang kurang baik dalam menjaga kebersihan telinga.

Cara Mengatasi Bisul di Telinga

Ada beberapa cara mengatasibisul pada telinga yang terbukti efektif. Itu karena, sudah banyak orang yang mencobanya dan hasil yang didapat sesuai dengan harapan. Jika Anda belum mengetahui cara tersebut, berikut ulasannya secara rinci.

1. Kompres

Cara pertama yang bisa dicoba untuk mengatasi bisul pada telinga adalah dengan mengompresnya. Saat mengompres, pastikan untuk tidak memakai air dingin atau es. Itu karena, air dingin membuat kompres menjadi tidak maksimal.

Pastikan untuk menggunakan air hangat ketika kompres dilakukan. Nantinya, rasa sakit yang disebabkan oleh bisul pada telinga pasti menurun ketika kompres diberikan. Melakukan proses kompres sendiri bisa dibilang sangat mudah.

Pertama langsung saja celupkan kain lembut ke dalam air hangat. Setelah itu, peras kain tersebut dan tempatkan ke bisul selama 10 menit. Nantinya masalah yang terasa pasti akan mereda. Untuk hasil terbaik, lakukan kompres ini 2 sampai 3 kali sehari.

Kamu Perlu Tahu: Penyebab Telinga Terasa Tersumbat

2. Jangan Memecahkan Bisul

Cara mengatasi bisul di telinga berikutnya berkaitan dengan kondisi bisul itu sendiri. Terdapat beberapa orang yang memilih untuk memecahkan bisul tersebut. Ini dilakukan karena bisul yang pecah dirasa lebih cepat sembuh.

Perlu diingat, perilaku tersebut adalah kesalahan besar. Itu karena, bisul yang pecah bisa memicu terjadinya infeksi. Nantinya infeksi ini bisa menyebabkan masalah yang muncul menjadi semakin besar.

Salah satu hal pokok yang perlu dilakukan untuk mengatasi masalah bisul adalah membersihkannya. Untuk pembersihan sendiri, Anda bisa menggunakan air hangat atau sabun. Tetapi ingat, pastikan pembersihan dilakukan secara lembut.

3. Obat-Obatan

Tidak dapat dipungkiri, obat-obatan merupakan salah satu aspek penting yang bisa diperhatikan dalam cara mengatasi bisul di telinga. Itu karena, obat-obatan ini akan langsung menyerang penyebab munculnya bisul.

Hal tersebut membuat upaya yang dilakukan menjadi jauh lebih efektif. Tetapi ingat, penggunaan obat-obatan tidak bisa dilakukan secara asal. Dalam pemilihan obat-obatan, Anda perlu memastikan kalau penggunaannya disetujui oleh dokter.

Jika tidak disetujui, sangat mungkin obat-obatan tersebut malah berefek buruk. Oleh karena itu, datanglah dulu ke ahli dan minta saran mengenai obat-obatan yang bisa digunakan. Normalnya obat-obatan tersebut akan terbagi ke dalam beberapa tipe.

4. Antibiotik

Tipe obat pertama yang biasanya diberikan adalah antibiotik. Perlu diingat, antibiotik tidak digunakan untuk setiap tipe bisul. Nantinya antibiotik ini lebih digunakan pada tipe bisul yang disebabkan oleh infeksi.

Tipe antibiotik yang ada di luar sana sendiri cukup banyak. Karena antibiotik tersebut bisa berbentuk obat oles, obat minum, maupun tetes telinga. Ingat, pastikan untuk menghabiskan antibiotik apabila ingin merasakan hasil maksimal.

5. Pereda Nyeri

Tidak lengkap membahas cara mengatasi bisul di telinga tanpa mengulas pereda nyeri. Itu karena, pereda nyeri ini merupakan salah satu hal yang sangat pokok. Bisa dibilang, tidak mungkin seseorang dibiarkan merasakan sakit akibat bisul tanpa mendapat pereda nyeri.

Ada beberapa tipe pereda nyeri yang paling sering diberikan dokter. Tipenya seperti paracetamol dan ibuprofen. Selain itu mengatasi nyeri, obat tersebut biasanya akan efektif untuk mengatasi masalah demam.

6. Tetes Telinga

Obat terakhir yang paling sering diberikan oleh dokter adalah tetes telinga. Memang sebelumnya sudah dijelaskan kalau antibiotik bisa saja berbentuk tetes telinga. Hanya saja, tetes telinga ini tidak hanya berupa antibiotik.

Nantinya cairan antiseptik seperti hidrogen peroksida juga bisa saja ditambahkan. Cairan tersebut bisa mengatasi infeksi bakteri dan mencegah pembengkakan.

Seriuslah dalam mengatasi bisul pada telinga. Jika tidak serius, sangat mungkin masalah tersebut nantinya semakin parah. Oleh karena itu, pastikan memahami ulasan di atas supaya bisul di telinga bisa segera teratasi.